FALLin
love~spring
Cast :
Cho Kyuhyun
Song Jihyun
Song Jihyun
Member SUJU
-AUTHOR-
Cuit.. cuit..
cuit..
Burung-burung
berkicauan riang menyambut datangnya musim semi. Nampak
seorang namja yg sedang berjalan sendiri. Melipat kedua
tangannya di depan dada. Ckk decaknya
“Aissshh~ Apa-apaan mereka” gerutu
namja berambut coklat itu ketika mendapati para pasangan kekasih yang sedang
berpacaran diberbagai tempat yg dilewatinya.
Aku benci MUSIM
SEMI ! Umpatnya dalam hati. Duk! Brukk!
Aigoo~ namja itu
tersandung batu *malang nian nasibmu, nak*
Berantakan sudah
buku-buku yang dibawanya.
Tiba-tiba datang
seorang yeoja yang berjongkok dihadapannya & membantunya memungut buku-buku
yang berserakan itu.
“Ne, Gamsahamnida ” ujar namja itu,
setelah berdiri.
“Cheonmaneyo” sahut yeoja itu dengan senyum manisnya.
Yeoja itu segera
pamit karena terburu-buru.
“Hey, tung…” belum selesai ucapan namja berperawakan gagah ini, namun yeoja baik
hati itu telah menghilang dalam kerumunan orang yang lalu lalang dipersimpangn
jalan.
Huff.. namja itu
mendengus keras, ingin sekali ia mengetahui nama penolongnya itu.
Hari ini kampus
terasa sangat membosankan bagi namja ini, Ia
memutuskan untuk segera pulang dan istirahat. Namun, tiba-tiba seorang namja berparas mungil datang
menghampirinya.
“Kyu-ah! Mau
kemana?” ujar namja manis itu.
“pulang~ aku lelah” sahut namja
yang dipanggil Kyu, sepintas melihat yeoja yang
berada disamping sahabatnya itu.
“ayolah~ kita makan siang dulu! Seohyun-ah
sudah menyiapkan sesuatu untuk kita” jelas namja manis itu, mengarahkan
pandangan pada yeoja disampingnya.
“Ne Kyuhyun-ssi,
kajja! Restoranku menyiapkan menu baru yang special untuk kalian” jelas Seohyun.
“Em~ baiklah” ucap kyuhyun,
memutuskan. Lagi pula tak baik menolak makanan, batinnya.
Tiba-tiba datanglah
Namja berambut pirang yang menyambar, “Aiissshh.. mengapa aku
tidak diajak?” katanya dengan nada kecewa.
“Aigoo~ mana mungkin Hyuk-ppa
ku ini tidak diajak.. Kajja! Ayo kita berangkat” ujar Seohyun,
menggandeng tangan Eunhyuk yang disambut gummy-smile nya yang khas.
Kyuhyun masih
menatap persimpanga jalan tempat yeoja penolongnya itu menghilang, Aissh~ apa
yang kupikirkan, ujarnya dalam hati.
Sampai
di restoran Seohyun, sudah menunggu 2orang namja yang
tersenyum menyambut kedatangan mereka. Terlihat pula 2 orang yeoja yang berada
disamping namja namja tampan itu.
Akhirnya,
merekapun makan bersama.
Entah
mengapa kyuhyun merasa begitu haus siang ini, ia memutuskan untuk menambahkan
es di leamontea nya.
“Seohyun-ah apa per Sediaan es mu masih ada?”
tanyanya polos.
“Hahaha..
sepertinya kau sangat haus oppa” kekeh seohyun,”sini biar aku ambilkan”
imbuhnya.
“Aniyo, biar
aku ambil saja sendiri. Dimana kau tempatnya?”
“Di ruang
dapur, pojok kanan di dekat tumpukan piring” tutur Seohyun sambil menunjuk arah
dapur.
“ahh
baiklah, chakkam” ujar kyuhyun
Prangggg!! Aduh!
Tidak sengaja kyuhyun menjatuhkan gelasnya & pecahan gelas itu mengenai
seorang yeoja yang lewat didepannya.
Secara spontan kyuhyun
memegang tangan yeoja itu, segera ia
memasukkan bagian yang terluka kedalam
mulutnya dan menghisapnya, berharap darah yeoja itu berhenti.
Yeoja itu
tersentak kaget, begitu pula teman-teman kyuhyun.
“YA! Apa yang kau lakukan, HAH?!”
Teriak yeoja itu yang berusaha melepaskan tangannya dari bibir kyuhyun.
Namun, kyuhyun
tetap menahannya, kemudian namja berambut coklat itu menatap sahabatnya,
seolah member isyarat cepat ambilkan plester!
Seakan
mengerti apa yang dimaksud kyuhyun, tanpa berkata apa-apa, Eunhyuk-pun melesat cepat menuju toko
depan untuk membeli plester.
Melihat yeoja
itu mulai merasa risih, kyuhyun pun melepaskan tangannya perlahan &
menggandengnya menuju kamar mandi restoran.
“YA! Mau
apa kau?!” Teriak yeoja itu, kesal
“Jangan
berpikir macam-macam, aku hanya ingin membersihkan lukamu”
“Hentikan! Aku bias elakukannya
sendiri!” bentak yeoja itu
“Aigoo~ sejenak aku berpikir kau
tampak seperti malaikat, namun kini kau lebih mirp seperti
penyihir galak” celetuk kyuhyun yang
baru sadar bahwa yeoja itu yang menolongnya kemarin.
“Mwo?!” teriak yeoja itu
Cklek..
“Ini.. aku
kembali dulu, ya” ujar Eunhyuk yang melempar plester pada kyuhyun sebelum yeoja
itu sempat mengomel.
Akhirnya
yeoja itu memilih diam & menerima bantuan kyuhyun untuk diobati.
“Aku Cho Kyuhyun”
ucap kyuhyun, mencairkan suasana.
“Aissh, siapa yang tanya namamu”
kata yeoja berambut panjang itu.
“Yah! Aishh jinjja.. aku hanya
memperkenalkan diri, pabo”
sahut kyuhyun
tanpa dosa.”Siapa namamu?” imbuhnya sembari menyelesaikan aktivitas nya di
tangan yeoja itu.
“Ji Hyun, Song
JiHyun”
jawab yeoja itu
“Ne. Song
Jihyun ,
kita bertemu lagi, ya?”
“Hah? Jinjja? Memang kita pernah bertemu sebelumnya?”
“Aishh dasar yeoja pabo” dengus kyu sambil menjitak kepala yeoja polos itu.
KYUHYUN
Yeoja manis
ini mengerucutkan bibirnya, aishhh neomu kyeopta.. ingin sekali aku mengecup
bibir mungilnya.
Yah!!
Kyuhyun apa yang kau pikirkan!
“dasar namja
tidak sopan!” ujarnya sambil berdiri dari duduknya.
“Yah! Kau tidak mengingatku?”
“Yah! Kau tidak mengingatku?”
Yeoja itu
mengangguk polos membuat ku mengusap wajahnya.
“ Kau yang
menolongkku saat bukuku terjatuh ditaman tadi pagi” jelas ku, disambut ‘ohh’ dari Jihyun.
Sadar sudah
ditunggu teman-temanku, akupun memutuskan untuk kembali.
“Gamsahamnida
dan mianhaeyo.. aku harap kita bisa sering bertemu setelah ini” imbuh ku yang kemudian berlalu.. ya.. aku sangat
berharap bertemu dengannya lagi
Jihyun hanya menatapku dan ku pikir dia juga pergi ke tempat lain.
***
[kediaman
Cho kyuhyun]
Siang
berganti malam..hm,namun sejak tadi yeoja itu tidak pernah hilang dari
pikiranku..
Ya.. song
jihyun, kau benar benar membuatku gila!
Hmm..
Aku akan
terus mengejarmu..meskipun harus terus menerus jatuh.. bagaimana kau bisa
membutku benar-benar jatuh cinta..
Hanya pada
pandangan pertama.. karena senyumanmu..senyuman malaikatmu
Aku benar
benar tidakbisa tidur malam ini, kupustuskan untuk berjalan-jalan keluar
sebentar.
Aku hanya
berjalan mengikuti langkah kakiku, sampai akhirnya aku sampai disebuah taman.
Ku lihat
diujung kursi taman ada seekor anjing yang nampak kesakitan
Kudekati
anjing malang itu. Dan ya.. benar saja,sepertinya kaki anjing ini terkena suatu
benda tajam.
Ahh malang
sekali dia, kubelai anjing mungil ini, ia nampak kesakitan.
Aku harus
segera mengobatinya!
Tanpa pikir
panjang kutarik pinggiran bajuku.. “ya! Gunakanlah ini” ujar seorang yeoja
memberiku sapu tangan, sebelum aku merobek baju.
AUTHOR
Keesokan
harinya, kriiinggggggggg……
Arkghh!!
Gubrakkk! Duwarrr!! Kyuhyun bergegas menuruni tangga rumah,
dilihatnya jam dinding yang sudah menunjuk angka 09:30
“Eunhyukkkk!!”
teriaknya kesal.
Jelas saudaranya
itu telah mengerjainya, karena Ia ada kelas pad pukul 09:45 tepat.
Sepanjang
perjalanan, kyuhyun terus menggerutu.
Arkh! Aku
benar-benar benci musim semi!! Lagi-lagi dia mengumpat.
Karena
sangat terburu-buru, ia tak menyadari didepannya ada seorang yeoja yang
berjalan terhuyung huyung karena membawa buku yang cukup banyak.
Dan~ Brukkk!!
*jatuh maning*
“Ne! apalagi sekarang??!” ratap kyuhyun.
Namun,
kerutan-kerutan dikeningnya seketika hilang , mendapati yeoja yang ditubruknya,
“Jihyun”
“mengapa bila bertemu kau harus ada
kejadian JATUH?! Aissshh menyebalkan” rutuk
yeoja itu
“Ahh~ inilah yang namanya takdir” celetuk
kyuhyun
“Mwo?! Takdir apa yang kau
maksud, HAH?!”
“Hey, mengapa saeng memanggilku
dengan sebutan Kau? Bukankah itu
tidak sopan, hah! harusnya kau memanggilku Oppa!”
ujar kyuhyun, menggurui
“Oppa?! Huh.. aku tidak mau
memanggilmu dengan sebutan oppa!” kata yeoja itu, pergi meninggalkan kyuhyun.
Tanpa sadar kyuhyun
tersenyum sendiri
melihat tingkah yeoja itu.
“kalau kita bertemu lagi, maka kita
benar-benar berjodoh!!” ujar kyuhyun setengah berteriak
“Tidak akan!” sahut yeoja itu
sebelum menghilang dipersimpangan jalan.
“Aissh jinjja..!” kata kyuhyun
Tiba-tiba seorang
namja berdiri disamping kyuhyun, “Aigoo uri Kyuhyun nampaknya sedang jatuh
cinta” tebaknya, mengagetkan kyuhyun.
“Ya! kau
hampir membuatku mati kaget, hyung!” ujar kyuhyun,
memegang dadanya.
“haha! Ah, ya. Apa kau tidak ada
kelas hari ini?”
Kyuhyun
terbelalak kaget, “YA! Aku harus segera pergi Yesung-hyung!
Sampai jumpa nanti!”ujar kyuhyun yang kemudian lari
terbirit-birit.
Yesung hanya bisa
menggeleng melihat tingkah saengnya itu.
*jreng jreng*
Walaupun sudah
bersusah payah berlari menuju kelas, tetap saja kyuhyun terlambat. Alhasil ia
tidak bisa mengikuti kelas hari ini.
“Argkh! YA! lee
Eunhyuk!! Akan kumakan kau!!!” umpat kyuhyun, kesal.
Ia pun bejalan
lesu menuju halaman kampus. Tiba-tiba raut wajahnya berubah, mendapati seorang
yeoja yang dikenalnya.
Mendadak ia
menjadi bersemangat & segera menghampiri yeoja itu perlahan. “Aduh” ujar kyuhyun,
berpura-pura menabrak.
Yeoja itu
menoleh, kemudian segeralah Ia (Jihyun) mengalihkan
pandangannya.
“Ne, Song Jihyun.. kita bertemu lagi kan?” kata kyuhyun penuh kemenangan.
Namun, yeoja itu
terlihat tidak bersemangat. Bahkan, tampak matanya yang merah & air mata
yang mengintip dipelupuk matanya.
Kyuhyun
terbelalak kaget, segeralah ia menarik yeoja itu kedalam pelukannya. Akhirnya,
dibahu kyuhyun, yeoja itu menangis sejadi jadinya.
@@@@
Mata
indahnya nampak bengkak akibat menangis, hati kyuhyun terasa sangat perih
melihat malaikatnya bersedih,
“Uljima” lirih kyuhyun, menghapus
air mata yeoja yang dicintainya dengan sapu tangan biru bermotif hati.
Jihyun
tertegun melihat sapu tangan itu, “Ini..”
“Ne” sahut kyuhyun mantap
“Ne” sahut kyuhyun mantap
-FLASHBACK-
Malam ini aku merasa sangat bosan, kuputuskan untuk berjalan-jalan ke taman
tempat aku biasa datang.
Aku
mengedarkan pandangan ke sekitar taman yang bercahaya remang itu.. nampak di
sudut kursi taman seorang namja membelai anjing yang sepertinya kesakitan.
Aku meneliti
geriknya.. namja berpostur tegap dengan garis mata tegasnya, ya tidak salah
lagi.
Aku melihat
namja itu hendak merobek bajunya,
Aku segera
mendekatinya “ya! Gunakanlah ini” ujarku memberikan sapu tangan padanya,
sebelum dia merobek bajunya
Ia nampak
terkejut dengan kedatanganku, “Ahh~ memang benar benar jodoh” cetuknya sambil
menerima saputangan biru bermotif hati milikku.
“Aishh diam dan obati anjing itu”
ujarku jengkel
Dia hanya
terkekeh, namun tangannya dengan gesit mengobati anjing malang itu.
Dia tidak
seburuk yang aku bayangkan.. ya memang sebenarnya dia namja yang hangat.
Yah!! Song
Jihyun! Apa yang kau pikirkan?!
-FLASHBACK
END-
“Gomawo, Oppa” ujar
yeoja itu , lirih.
“Mwo?! Bisa
kah kau ulangi lagi??” ujar Kyuhyun, gembira
“Shireo.”
“Ah, ya sudah. Gwaenchana. Lagipula,
aku senang bisa meminjamkan bahuku. Mulai sekarang, kapanpun kau merasa sedih,
jangan pernah menangis dipdepan orang lain. Hanya didepanku saja kau boleh
menangis, dan bahu ini akan sellu tersedia untukmu.” Ucap kyuhyun yang membuat jihyun
tersentuh.
“Mian~ kalau selama ini aku kasar”
kata Jihyun.
Kyuhyun menggeleng,
lalu menggenggam tangan mungil yeoja itu.
“Apapun yang kau lakukan, mau kau kasar ataupun lembut.. aku tetap akan
disampingmu. Kurasa aku sudah gila iya kan? Tapi itulah yang kurasakan ketika
bersamamu. Sejak pertama kali bertemu, aku sudah jatuh hati. Song
Jihyun, Would you be my girlfriend?”
Jihyun
terbelalak kaget, “Mwo??! Apa kau bercanda??” ujarnya tak percaya.
Kyuhyun
menggeleng,
Jihyun
mencoba mencari kebohongan dimata kyuhyun, namun nihil. Terlihat kyuhyun yang benar-benar
serius
Tanpa berkata
apapun, Jihyun pun memeluk Kyuhyun erat. Senyuman mengembang dibibir kyuhyun,
“Gomawo” bisik namja itu.
Jihyun pun
melepaskan pelukannya, “cheonmanayo oppa.. huf aku lega” katanya.
“lega?”
“Ne. selama ini aku bersikap keras
karena aku takut Jatuh cinta padamu. Aku takut tidak bisa menggapaimu..
karena kau terlalu bersinar, Oppa”
Kyuhyun
menggeleng,”Aku bersinar karena kau yang membuat sinar itu menyala.. ^^” ucap kyuhyun
yang kemudian mengecup lembut pipi mungil Jihyun.
“Saranghaeyo nae pabo yeoja” ujar
kyuhyun sambil mencubit pipi jihyun
“Aishh appooo~” rengek jihyun sambil
mengerucutkan bibirnya yang membuat
kyuhyun gemas
“Ya song jihyun jangan mengeluarkan
ekspresi seperti itu, kau membuatku ingin menciummu” ujar kyuhyun yang membuat
jihyun tersentak
“M-mwo.. ya!! Hmmmpptt..” belum
sempat gadis mungil ini melanjutkan kata-katanya, kyuhyun sudah menyumpal bibir
jihyun dengan bibirnya
JIHYUN
“M-mwo.. ya!! Hmmpptt..”
kyaaaa apa-apaan namja ini ><
kyaaaa apa-apaan namja ini ><
Aku berusaha
melepaskan diri, namun sia-sia.. tenaganya terlalu kuat. Dia mengunci tanganku,
menarik tengkukku untuk memperdalam ciumannya..
Perlahan aku
memejamkan mata.. menikmati sapuan bibirnya yang tebal, hangat.. terasa manis..
Aku mulai
kehabisan napas,, YA cho kyuhyun !! aku mendorong namja ini sekuat tenaga
Hoshh..
hoshh “YA! CHO KYUHYUN !! kau ingin membuatku mati!!” teriakku tepat di
telinganya
“Aishhh jinjja” gerutunya sambil
menutup kedua telinganya.
@the
end@
EPILOG
“Oppa..” Ujar jihyun mendapati sepasang tangan kekar
merangkul pinggangnya.
Namja itu meletakkan kepalanya di bahu jihyun memluknya
lembut sambil mengucap kata cinta “saranghae nae anae”
Setiap kalimat yang keluar dari mulut namja itu, selalu
membuat wajah mungil jihyun bersemu merah..
Jihyun berbalik dan menyelundupkan kepalanya ke dada
bidang sang suami “nado oppa” lirihnya
“Chagi.. boleh kah aku bertanya satu hal” ujar sang suami
sembari membelai rambut panjang istrinya
“ne oppa.. mworago?” ucap jihyun penuh senyum
“mengapa pada waktu itu kau menangis? , disaat aku
mengatakan cinta padamu..”
Jihyun terlihat menunduk.. namja bertubuh tegap itu
membelai pipi jihyun.
“itu..” jihyun pun menatap mata kyuhyun, suaminya. “aku
merasa tidak tau diri.. aku jatuh cinta pada seorang Cho Kyuhyun”
“mwo?”
“oppa memiliki segalanya,semua yeoja juga pasti
mengejarmu.. banyak yeoja cantik mengejarmu.. mereka juga memiliki segalanya..
sedangkan aku.. aku.. hanya...” tak sadar airmata jihyun sudah menetes.
Kyuhyun segera menghapus airmata yeojanya “sssttt.. aku
cho kyuhyun hanyalah milikmu, milik cho jihyun.. jadi mulai sekarang jangan
pernah berpikir kalau kau itu tidak pantas.. karena kau adalah segalanya bagi
cho kyuhyun ini”

Tidak ada komentar:
Posting Komentar